Sosialisasi Sistem Monitoring Moabi dan Kegiatan Sustainable Landuse di Kalimantan Barat

© WWF US - Adam Dixon

Sebagai respon terhadap dirilisnya Peraturan Presiden tentang Penataan Ruang Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan (no. 3 thn 2012 untuk RTRW Pulau Kalimantan dan no.13 untuk RTRW Pulau Sumatera), WWF memandang perlu adanya suatu mekanisme sistem monitoring untuk memantau implementasi dari apa yang sudah ditetapkan dalam rencana tata ruang di kedua pulau itu

Moabi Monitoring System tool memiliki potensi yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut, Moabi sendiri merupakan nama suatu pohon yang terdapat di Congo yang hampir seluruh bagiannya memiliki manfaat, mulai dari buah hingga batangnya dapat dimanfaatkan bukannya hanya oleh manusia tapi juga oleh hewan.

Suasana Presentasi di Kantor WWF Pontianak - © WWF US - Adam Dixon

Setelah mensosialisasikan tool tersebut di Sumatera Barat dan Riau, selanjutnya adalah sosialisasi di Kalimantan Barat yang mengambil  lokasi di Puttusibau, Sintang, dan Pontianak. Sosialisasi kegiatan Sustainable Landuse juga dilakukan karena Pulau Kalimantan merupakan Pulau yang dianalisa walaupun tidak sampai level detil di provinsi atau kabupaten kota.  Kegiatan ini berlangsung dari 27 Februari hingga 3 Maret 2012.

Secara umum berikut rangkuman dari kegiatan tersebut :

1. Presentasi SuLu project

Presentasi SuLu merupakan kegiatan sharing informasi tentang pembangunan risk map untuk biofuel plantation expansion yang merupakan regulasi dari EU RED. Kegiatan ini mencakup pulau Sumatera dan Kalimantan dan dipertajam di Central Sumatrea meliputi kab. Kuantan Singingi (Riau), Dharmasraya (Sumbar), dan Tebo (Jambi). Dalam kegiatan ini, presentasi dilakukan di kantor WWF Pontianak dengan mengundang NGO lokal yang bergerak di konservasi

2. Presentasi Sistem Monitoring Moabi

Presentasi Moabi merupakan sosialisasi tentang monitoring system tool yang dapat dimanfaatkan untuk monitoring implementasi tata ruang mulai dari level nasional hingga ke level kabupaten. Presentasi dilakukan di kantor WWF Pontianak dengan mengundang NGO lokal yang bergerak di konservasi

3. Overview Landscape

Overview landscape meliputi interview dengan masyarakat lokal tentang perkebunan yang ada di wilayahnya, kegiatan konservasi yang dilakukan, termasuk aktivitas panen maduk lebah liar.

Banyak masukan positif yang didapatkan dari kegiatan-kegiatan di atas, terutama masukan dari stakeholder di Kalimantan Barat tentang kemungkinan implementasi tool Moabi ini untuk pengawasan implementasi Penataan Ruang khususnya di Kalimantan Barat.

Rute Field Trip di Kalimantan Barat - © WWF-Indonesia

Informasi lebih lengkap tentang Moabi Monitoring System bisa diakses di sini

Informasi lebih lengkap tentang Kegiatan Sustainable Landuse bisa diakses di sini

Kontributor : Oki Hadian